Apa itu manajemen proses dalam sistem informasi

athaya ibnu kholik
SSI202202959





 

 PROSES

• Proses adalah sebuah program yang sedang dieksekusi. Sedangkan program adalah kumpulan instruksi yang ditulis ke dalam bahasa yang dimengerti sistem operasi.

• Proses berisi instruksi dan data. program counter dan semua register pemroses, dan stack berisi data sementara seperti parameter rutin, alamat pengiriman dan variabel-variabel lokal.

• Sistem operasi mengelola semua proses di sistem dan mengalokasikan sumber daya ke proses-proses sesuai kebijaksanaan untuk memenuhi sasaran sistem.

 

 ISTILAH BERKAITAN DENGAN PROSES

• Multiprogramming (multitasking).

• Multiprocessing.

• Distributed processing/computing.

 

 MULTIPROGRAMMING (MULTITASKING)

• Manajemen banyak proses pada satu pemroses. Istilah yang digunakan multiprogramming (multitasking) bukan multiprocessing.

• Program-program yang dijalankan sebenarnya bersifat:

• Saling tak bergantung (independen).

• Satu program pada satu saat (one program at any instant).

 

 MULTIPROCESSING

• Manajemen banyak proses di komputer multiprocessor (multicore)

• menggunakan komputer semaksimal mungkin dengan beberapa core CPU sehingga beberapa program bisa dijalankan secara bersama-sama , masing-masing dengan menggunakan core prosesor sendiri-sendiri.

 

 DISTRIBUTED PROCESSING

• Manajemen banyak proses yang dieksekusi di banyak sistem komputer yang tersebar (terdistribusi).

• Ex : Mesin ATM (konsep client server)

 

 KEBUTUHAN UTAMA PENGENDALIAN PROSES OLEH SO

Note: pengendalian proses oleh SO yang mengacu pada Proses:

• Saling melanjutkan (Interleave)

• Mengikuti kebijaksanaan tertentu.

• Mendukung komunikasi antar proses dan penciptaan proses.

 

 STATUS PROSES

Sebuah proses dapat memiliki tiga status utama yaitu:

• Running. Status yang dimiliki pada saat instruksi- instruksi dari sebuah proses dieksekusi

• Waiting. Status yang dimiliki pada saat proses menunggu suatu sebuah event.

• Ready. Status yang dimiliki pada saat proses siap untuk dieksekusi oleh prosesor


OPERASI-OPERASI PADA PROSES
1. Penciptaan proses (create a process).
2. Penghancuran/terminasi proses (destroy a
process).
3. Penundaan proses (suspend a process).
4. Pelanjutan kembali proses (resume a process).
5. Mem-block proses.
6. Membangunkan proses.
7. Menjadwalkan proses.
8. Memungkinkan proses berkomunikasi dengan proses lain (Komunikasi Antar Proses)
 
 1. PENCIPTAAN PROSES
Penciptaan proses melibatkan banyak aktivitas, yaitu:
• Menamai (memberi identitas) proses.
• Menyisipkan proses pada senarai proses atau tabel proses.
• Menentukan prioritas awal proses.
• Menciptakan PCB.
• Mengalokasikan sumber daya awal bagi proses.
  
 PENYEBAB PENCIPTAAN PROSES
• Pada lingkungan batch, sebagai tanggapan atas pemberian suatu kerja (job).
• (batchadalahdimanajob-jobyangmiripdikumpulkandandijalankan secara kelompok kemudian setelah kelompok yang dijalankan tadi selesai maka secara otomatis kelompok lain dijalankan)
• Pada lingkungan interaktif (layar), ketika pemakai baru berusaha logon.
• Sebagai tanggapan suatu aplikasi, seperti permintaan pencetakan file, sistem operasi dapat menciptakan proses yang akan mengelola pencetakan tersebut.
• Proses menciptakan proses lain (proses anak). Proses yang menciptakan proses disebut proses induk (parent process). Proses anak-pun kembali dapat menciptakan proses-proses anak. Proses-proses dapat membentuk pohon hirarki proses.

2. PENGHANCURAN PROSES(A)
Penghancuran proses melibatkan pembebasan proses dari sistem, yaitu:
• Sumber daya-sumber daya yang dipakai dikembalikan / dilepas.
• Proses dihancurkan dari senarai atau tabel sistem pada RAM
• PCB dihapus (ruang memori PCB dikembalikan ke pool memori bebas )
 
 PENGHANCURAN PROSES(B)
Penghancuran lebih rumit bila proses telah menciptakan proses-proses lain. Terdapat dua pendekatan, yaitu:
• Pada beberapa.sistem, proses-proses turunan dihancurkan saat proses induk dihancurkan secara otomatis.
• Beberapa sistem lain menganggap proses anak independen terhadap proses induk Proses anak tidak secara otomatis dihancurkan saat proses induk dihancurkan.

3. PENUNDAAN PROSES (SUSPEND A PROCESS)
• Penundaan (suspension) adalah operasi penting dan telah diterapkan dengan beragam cara.
• Penundaan dapat diinisialisasi oleh proses itu sendiri atau proses lain
• Penundaan biasanya berlangsung singkat dan sering dilakukan sistem untuk memindahkan proses-proses tertentu guna mereduksi beban sistem selama beban puncak.
• Proses yang ditunda (suspended process) tidak berlanjut sampai proses lain me-resume. Untuk jangka panjang, sumber daya-sumber daya proses dibebaskan.
Contoh :
Pada proses pencetakan, bila tiba-tiba kertas habis maka proses di-suspend. Setelah kertas dimasukkan kembali, proses pun dapat di-resume.
 
 • Pada sistem monoprocessor, proses running dapat men-suspend dirinya sendiri karena lak ada proses lain yang juga running yang dapat memerintahkan suspend.
• Pada sistem multiprocessor, proses running dapat di-suspend proses running lain pada pemroses berbeda. Proses ready hanya dapat di-suspend oleh proses lain.
 
 4. PROSES PELANJUTAN KEMBALI (RESUME A PROCESS )
• Jika sistem berfungsi secara buruk dan mungkin gagal maka proses-proses dapat di- suspend agar di-resume setelah masalah diselesaikan.
• Pemakai yang ragu/khawatir mengenai hasil proses dapat men-suspend proses [bukan membuang (abort) proses]. Saat pemakai yakin proses akan berfungsi secara benar maka dapat me-resume (melanjutkan kembali di instruksi saat di-suspend) proses yang di-suspend.
• Sebagai tanggapan terhadap fluktuasi jangka pendek beban sistem, beberapa proses dapal di-suspend dan di- resume saat beban kembali ke tingkat normal.
 
 5. PROSES BLOCKED
• Blocked -> process tidak dapat dieksekusi sampai suatu event terjadi, misalnya operasi I/O, dan kontrol atas processor diberikan ke process yang lain.
• Blocked : proses menunggu kejadian (event) untuk melengkapi tugasnya
 
 7. MENJADWALKAN PROSES
• Proses dapat berubah status dan berpindah dari satu antrian ke antrian yang lain
• Proses dengan status “ready” berada di Ready Queue • Menunggu giliran/dipilih oleh scheduler =>
menggunakan CPU
• Selama eksekusi (status “run”) events yang dapat terjadi:
• I/O request => I/O wait berada pada Device Queue
• Create “child” proses => Jalankan proses “child”,
tunggu sampai proses selesai (wait)
• Time slice expired => Waktu pemakaian CPU habis, interrupt oleh scheduler, proses akan berpindah ke ReadyQueue

8. KOMUNIKASI ANTAR PROSES—(1)
(Inter Process Communinication / IPC) :
• Beberapa proses biasanya berkomunikasi dengan proses lainnya.
• Pengertian : output dari proses pertama harus diberikan kepada proses ke dua dan seterusnya.
  
 KOMUNIKASI ANTAR PROSES—(2)
• Pada beberapa sistem operasi, proses-proses yang bekerja bersama sering disebut sharing (berbagi) media
• Penyimpanan(sementara), yaitu dimana suatu proses dapat membaca dan menulis pada shared storage (main memory atau files)
 
  
 KOMUNIKASI ANTAR PROSES(3)
Interprocess Communication (IPC)
• Mekanisme proses untuk komunikasi dan sinkronisasi aksi
• Sistem Pesan – komunikasi proses satu dengan yang lain dapat
dilakukan tanpa perlu pembagian data.
• IPC (Inter Process Communinication ) menyediakan dua operasi :
• send(message) – mengirim(pesan berukuran pasti atau variabel)
• receive(message) - menerima
• Jika P dan Q melakukan komunikasi, maka keduanya
memerlukan :
• Membangun jalur komunikasi diantara keduanya • Melakukan pertukaran pesan melaui send/receive
• Implementasi jalur komunikasi
• physical (shared memory, hardware bus) • logical (logical properties)
 
 MACAM KOMUNIKASI ANTAR PROSES
• Komunikasi Langsung
• Komunikasi Tak Langsung
 
 KOMUNIKASI LANGSUNG
• Proses harus diberi nama secara jelas :
• send (P, message) – P kirim pesan ke proses Q
• receive(Q, message) – Q terima pesan dari proses P
• Properti jalur komunikasi
• Jalur dibangun secara otomatis
• Setiap jalur memiliki pasangan masing-masing dalam proses komunikasi
 
 KOMUNIKASI TIDAK LANGSUNG
• Pesan dikirim dan diterima melalui mailboxes (yang ditunjuk sebagai port)
• Proses dapat berkomunikasi hanya jika proses di- share dalam mailbox
• Properti jalur komunikasi
• Jalur komunikasi hanya dibangun jika proses di-
share dalam mailbox
• Jalur merupakan gabungan beberapa proses
• Setiap pasangan proses dibagi ke dalam beberapa jalur komunikasi.
 
 Komunikasi antar Proses
• Sistem Sekuential Vs Konkurensi • Sistem Sekuential
• Awalnya, proses-proses dijalankan secara sekuential atau berurutan.
• Suatu proses dieksekusi sampai selesai, baru kemudian pindah ke proses yang lain
 
 • Sistem Konkurensi
Sistem yang memiliki sejumlah aktifitas yang sedang
berjalan secara “bersamaan”

1.Sistem Konkurensi
Sistem Paralel (multiprocessing) -terjadi overlapping

2.Multitasking -Penjadwalan -interleaving

Konsekuensi dari multitasking
- Proses tidak saling mempengaruhi
ex: Ms Word & Winamp
- Proses saling mempengaruhi secara
tidak langsung
ex: Ms Word & notepad mengakses file
bersama-sama
- Proses saling mempengaruhi secara
langsung
ex: Internet browser & web server harus
bersama-sama menyediakan pages bagi user
 
 SIKLUS HIDUP PROSES(1)
• Proses yang baru diciptakan akan segera mempunyai state ready.
• Proses berstate running menjadi blocked karena sumber daya yang diminta belum tersedia atau meminta layanan perangkat masukan/keluaran sehingga menunggu kejadian muncul. Proses menunggu kejadian alokasi sumber daya atau selesainya layanan perangkat masukan/keluaran (event wait).
• Proses berstate running menjadi ready karena penjadwal memutuskan eksekusi proses lain karena jatah waktu untuk proses tersebut telah habis (time- out).
 
 SIKLUS HIDUP PROSES(2)
• Proses berstate blocked menjadi ready saat sumber daya yang diminta/diperlukan telah tersedia atau layanan perangkat masukan/keluaran selesai (event occurs).
• Proses berstate ready menjadi running karena penjadwal memutuskan penggunaan pemroses untuk proses itu karena proses yang saat itu running berubah statenya (menjadi ready atau blocked) atau telah menyelesaikan sehingga disingkirkan dari sistem Proses menjadi mendapatkan jatah pemroses.




Komentar